KADER KRAMPYANGAN IKUTI PEMBERDAYAAN DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR DI PUSKESMAS BUGUL KIDUL
- Jun 24, 2026
- arisca
Pasuruan, 24 Juni 2026 – UPT Puskesmas Bugul Kidul Kota Pasuruan menyelenggarakan kegiatan Pemberdayaan Kader Masyarakat Terlibat dalam Pelaksanaan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM) pada Rabu (24/6/2026) di Ruang Pertemuan Lantai 2 UPT Puskesmas Bugul Kidul. Kegiatan ini diikuti oleh kader kesehatan dari berbagai kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Bugul Kidul, termasuk kader Kelurahan Krampyangan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta peran aktif kader dalam mendukung upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit tidak menular di lingkungan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kader diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara dini.
Materi pertama disampaikan oleh Ibu Aan Rahmawati Zasfa, A.Md.Keb yang menjelaskan tentang deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya kesadaran setiap wanita untuk melakukan pemeriksaan payudara secara mandiri di rumah sebagai langkah awal mendeteksi adanya kelainan atau benjolan pada payudara. Beliau juga menjelaskan langkah-langkah pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) yang dapat dilakukan secara rutin setiap bulan, sehingga apabila ditemukan perubahan atau benjolan yang mencurigakan dapat segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ke fasilitas kesehatan.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks sebagai salah satu upaya pencegahan yang dapat meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan apabila ditemukan sejak tahap awal. Kader diharapkan dapat menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat agar semakin banyak wanita yang sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Materi selanjutnya disampaikan oleh dr. Kristina Indrijati mengenai pentingnya menjaga pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, dan berbagai penyakit degeneratif lainnya. Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan bahwa banyak makanan dan minuman yang sering dikonsumsi masyarakat sehari-hari ternyata mengandung kadar gula yang cukup tinggi sehingga perlu dibatasi konsumsinya.
Selain itu, dr. Kristina juga menjelaskan konsep “Isi Piringku” sebagai pedoman konsumsi makanan bergizi seimbang. Melalui konsep tersebut, masyarakat diajak untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah, mengatur porsi karbohidrat dan protein secara seimbang, serta membiasakan pola makan yang sehat dan beragam. Tidak hanya pola makan, beliau juga mengingatkan pentingnya aktivitas fisik secara rutin, istirahat yang cukup, dan menjaga berat badan ideal sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit tidak menular.
Melalui kegiatan pemberdayaan ini, diharapkan para kader dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Dengan keterlibatan kader yang aktif, upaya deteksi dini penyakit tidak menular dapat dilakukan lebih optimal sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, melakukan pemeriksaan secara rutin, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran kader Kelurahan Krampyangan dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama untuk mendukung program kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pencegahan serta deteksi dini penyakit tidak menular. Dengan pengetahuan yang diperoleh, kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.